Sabtu, 31 Maret 2012

kembali lagi


Akhir maret 2012 .
Lama sudah tidak menyapa kalikatu, ataukah kemarau sedemikian panjang sehingga hujan tak membasahi bumi. Dan titik airnya tak menerobos sarang-sarang kalikatu itu. Sehingga mereka sedenikian nyaman berada di dalam tanah yang gelap itu.
Ah blog kalikatu, telah lama aku tinggalkan. Kesibukan dalan kancah dunia persilatan hidup membuatku hanyut terbawa arusnya. Tapi sungguh jauh di dalam lubuk hati ini kekang memberontak jiwa ingin bebas, mengungkapkan sesak di benang, berbagi di dunia maya ku...
Seperti tempo hari saja aku dan sahabatku merenungi kehidupan ini di pesisir alue naga kala matahari ke peraduannya, disitu para anak pantai selalu bermain bola kaki, dan kami menyaksikan siluet siluet bayangan mereka. Ya, kami selalu mengambil jalan pantai untuk menuju ke darussalam kala itu. Karen apemandangan pantai benar benar indah. Pantai di ujung barat indonesia.
Pantai memang indah, rasanya baru kemarin aku menyaksikan keindahan pantai itu, di padang. Waktu bimbel dulu. Waktu pertama sampai di padang hal yang aku dan sahabatku lakukan adalah menuju pantai. Pantai memang indah dan yang paling indah pemandangannya adalah melihat pantai padang di malam hari. Di malam yang gelap bertabur bintang. Sulit untuk membedakan titik kapal atau titik bintang dalam selimat gelap yang menawan itu laut dan langit sebentuk sewarna beradu.
Tak lama lagi aku akan usai, ya semua permulaan pasti ada perakhiran bukan ?
Hitungan bulan lagi aku akan meraih S. Pd , sarjana percaya diri itu tersemat jua di belakang namaku. misterinya perjalanan hidup ini ... mulanya lulus snmptn di kedokteran , sempat kuliah di FMIPA, mendapatkan gelar S. Pd. Hal yang terbaik adalah berusaha sebaik mungkin karena ikhtiar adalah kewajiban. Walaupun gagal namun tidak ada kerugian didalamnya karena Allah tetap akan menilainya sebagai suatu amalan baik yang akan kita terima. Karena penilaian yang hakiki bukanlah HASIL tetapi penilaian itu adalah PROSES untuk mendapatkan hasil, apapun hasilnya.
Telah semester akhir aku kuliah ini, baru kusadari seperti apa negara ini. Inilah negara ku bukan sebuah negara yang ada di kepalaku saat- saat dulu di sd. Ha ha ha, this my country. Negara yang rusak yang kemingkinan untuk berubah menjadi lebih baik saja sangat kecil.
TERIMA KASIH SEBESAR BESARNYA KEPADA TUHAN YANG TELAH MENGILHAMI MANUSIA DENGAN
TEKNOLOGI INFORMASI YANG SEDEMIKIAN CANGGIH DI NEGARA KITA SAAT INI. Rakyat sudah pintar , melalui beruta berita yang muncul setiap hari rakyat sudah tahu sudah pandai memilah mana berita yang benar dan mana berita yang salah. Kami bukan orang lugu lagi. Ini bukan era 90-an bung !
Satu hal yang perlu saya rasa sampaikan adalah indonesia bukan tempat bagi seorang peneliti. Begitu, indonesia adalah tempat bagi seorang ekonomi. Sebenarnya banyak orang orang yang pintar (saya mengkonotasikan ini kepada orang orang yang mendalami suatu riset ) asli indonmesia , banyak namun bakat mereka tidak terkembangkan di indonesia. Mereka hijrah ke negara negara maju dan tinggal di sana meninggalkan negara indonesia yang indah pemandangannya ini. Banyak saya punya contoh ...
Negara kita penuh lobi orang orang jahat, ngajuin riset kemana kemana, kalau negeri begini mau swasta begitu. Oh ... yang intinya perekonomian di pegang oleh swasta. Itu kuncinya berwiraswasta lah kalau tidak mau menjadi budak budak pemerintah itu. Jujur di pulau jawa dan kota kota besar prospek kuliner masih bagus : kreatif serta dunia pemasaran yang membutuhkan tantangan.

Wow.. kak kali ini blog kalikatu berisi sesuatu yang beda ya. Oho mungkin untuk saat ini nanti akan ditulis lagi sebuah sentuhan yang menyentuh hati. Dengan puistis puitisisasi. Bukankah hidup adalah misteri. , ?

Selasa, 13 April 2010

hujan...besitang - tamiang


Hujan (the best wallpaper 2008)
Rawa rawa antara besitang – tamiang .oktober 2008.
Senja semakin melambat karena perjalananku sudah semakin kebarat. Dingin, kupeluk ransel yang tidak seberapa gembungnya. Kini hangat. Ketoleh ke kiri , sebelahku. Seorang lelaki paruh baya matanya antara tidur dan terjaga. Nanar ,diam semua penumpang meresapi pikiran masing masing. Aku duduk samping kaca. Kaca berembun pertanda suhu udara di luar lebih dingin daripada suhu di dalam bus AC ini. Kuseka embun itu sehingga bayangan di luar tidak lagi kabur baur. Bayangan itu bagai berlari, sebuah efek koriolis, menipu padahal bus yang aku tumpangilah yang melaju. Suatu permainan segitiga besaran vektor yang sederhana.
Tak lama bulatan bulatan hasil sekaanku menutup kembali. Kuseka lagi menggosok gosokkan tanganku. Bulatan bulatan hujan sebentuk oval dengan ujung atas meruncing bagai tergantung menetes di sebelah luar kaca. Aku tersenyum senyum mengobati sedih perjalanan takdirku.
Sebelah kanan jalan penuh rawa rawa. Hanya rawa tak jauh mata memandang tampaklah laut . itu selat Malaka . bayangan rawa dan laut menyatu ketika hujan senja, menyayatkan luka dihatiku. Sebuah rasa, rasa yang pertama kali kurasakan. Aku ingin bercerita sejujur hujan yang langsung tercurah ke laut itu.
Rawa rawa itu tak sepenuhnya ditanami sawit. Namun di sebelah kiri jalan sawitnya lebih banyak dan rapat karena konturnya berbukit bukit. Bus Pelangi beberapa kali melintasi jembatan , jembatan yang melintasi sungai yang melintasi rawa rawa.
Rawa rawa sewarna bara sementara laut bagaikan tembaga pudar bertabur darah, merah. Sang mega merona sore ,koloid aerosol itu menguraikan efek tyndal disinari gelombang merah yang merupakan gelombang terpanjang dari akhir spektrum cahaya matahari. Efek tindal itu jelas membayang di retina langit. Aku terpesona sebentuk garis lengkung berwarna di langit, pelangi. Indah lukisan tuhan.indah kehidupan yang kusaksikan walau sekejap senja di tempat sesunyi ini.
Siluet pepohonan kini coklat dan terus berubah kehitaman seiring senja datang. Samar bayang bayang mulai memanjang kemudian sirna bersama sinar surya. Cahaya senja berganti temaram buleun. Sebentara lagi perbatasan , tanah rencong . aku menarik napas dalam dalam . aku tak lagi menoleh ke luar. Lalu kuhembuskan napasku terdengar sesak. Bersamaan butiran hangat mengucur dari kedua mataku. Dan ini bukan embun.
Pahlawan separuh nyawaku
Dalam kerut wajahmu kau tersenyum untukku
Kulihat pudar cahaya matamu
Bagaimana bisa kumengganti
Sedang matahariku layu walau pagI
Seperti senja punah dari bumiku…
9 agustus 2008 , ditempat yang sama di waktu yang sama.
“Hidup ini keras…kita harus keras terhadap hidup”.kata ayah tegas. Setelah aku bertanya tentang orang orang melayu deli yang termarginalkan ditanahnya oleh kaum batak perantauan. Seorang pemuda bersama seorang gadis yang duduk di belakang kami menarik percakapan kami. Ternyata ia seorang tentara yang baru saja menikah . kami bercerita banyak.
“dek…setelah mendaki,tikungan ini dan lihat itu…”aku melihat tugu yang kedua sampingnya terdapat panggung dengan bubungan bertingkat tingkat di keempat sisinya.
“ingat ingat tempat ini…”pesan tentara itu
“perbatasan”
Setelah melewati itu. Tampaklah jalan lajur dua lurus dan mulus. Ditengahnya menyala lampu penerang jalan karena hari sudah gelap. Ada poster besar marie alkatiri peraih nobel perdamaian 2005, seorang nenek, anak anak korban bencana, tentara dan gerilyawan. Tentang perjalanan panjang sejarah sebuah negeri.
Benar benar seperti perbatasan antara Negara, jauh berbeda dengan perbatasan riau-sumatra barat,riau-jambi,riau-sumatra utara.berbeda…ada aura.ada pesona.
Tentara itu menunjuk hamparan Elaris guinensis jack (sawit) sejauh mata memandang. “di sini pak.gugur seorang teman kami…” kenangnya,tentang satirnya perjalanan hidup tentara muda itu.
“HIDUP INI KERAS”Pesan ayah padaku di senja itu.”KITA HARUS KERAS TERHADAP HIDUP”Tambahnya.
***
“Nak jangan pernah pikiranmu sakit…”Getar suara ayah ketika kami meninggalkan rumah seorang kenalan kami.
Aku diam tapi hatiku berkata lirih”Yah teunanglah aku akan tabah menjalani getir semua ini, bila ini Rhido Allah terhadapku, bukankah dulu ayah berkata hidup ini keras. Lantas mengapa Engkau kini menghianati ucapanmu sendiri?”
Air mataku mengurai. Nenek di rumah itu menitikkan air mata. Beliau menangis untukku. Untuk orang yang baru saja di kenalnya. Nenek itu mengajarkanku banyak Do’a. Antara azan dan Iqamah adalah salah satu waktu yang tepat untuk berdo’a. Mengajarkanku do’a dari surah Yusuf ayat 4 ( dan ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya“ Wahai ayahku ! sungguh aku bermimpi melihat sebelas bintang matahari dan bulan;kulihat semuanya sujud padaku”). Sebelum kami pergi.
Ketika seorang bapak berumur luma puluhan sedang menyebrang jalan bersama anak laki lakinya di sebelah timur mesjid raya baiturrahman.Wajah bapak itu cemas lagi gundah , ia memegang pergelangan tangan anaknya,sedang pula anaknya mengapit bantal dan menyandang ransel . Berusaha menyelamatkan anaknya yang telah sembilan belas tahun ia besarkan di tengah hilir mudik labi labi di seberang menuju darussalam.wajah anaknya basah , menyerah , dan kalah. Kalau saja malaikat Tuhan “MEMOTRET” episode kehidupan itu dari sudut yang sangat tepat maka Gambar merekalah THE BEST WALLPAPER 2008.
***
Ketika kami memutuskan untuk kembali. Pulang ke kampung. Di depan pintu kos kamarku. Bang Robi duduk dengan ekspresi yang paling sedih yang pernah kulihat. Rijal berdiri matanya menunduk sedih. Riswan . bang sahimi mereka berkumpul untukku. JANGAN PULANG. Mereka mencegahku untuk jangan pulang. Mereka memohon dan menimbang nimbang hatiku.PADAHAL kami baru saja mengenal beberapa hari
Seandainya saja aku pulang ketika itu. Dengan meninggalkan kos yang telah disewa setahun. Dengan barang barang yang telah dibeli.seandainya aku PULANG.sekarang aku sudah tidak ada lagi.MEREKA MENYELAMATKAN NYAWAKU. Sebuah episode yang paling penting dalam kisah hidupku.
Ketika bapak benar benar pulang. Bang robi masuk ke kamarnya ,seingatku ia berjongkok bersandar ke dinding. Suaranya sesak dan aku diam,katanya”taraso bana ancua ati awak a…”(terasa benar hancurnya hatiku…).namun waktu itu aku masih diam.
Dan yang membuatku benar benar jatuh. Saat itu aku baru pertama tama berselancar di dunia maya.namanya MEGA NET.tempatnya di taman universitas yang banya ayunannya.lalu masuk ke gang yang bernama lorong PBB kalau masih itu namanya.di samping tempat menjual minuman Galon.
Ku ketahui diskriminasi terhadap orang orang sepertiku. Susah Mendapatkan pekerjaan. Hatiku jatuh seketika. Airmataku gugur , tak ada lagi penyangganya. Taman di buayaian itu aku menangis dengan air mata terbanyak yang pernah ada seperti Tuhan sengaja mengumpulkan waktu 19 tahun + 9 bulan hanya untuk di Tumpahkan di tanah darussalam itu. Masih menangis , terisak aku berjalan lurus di perematan aku berbelok ke arah FMIPA. Di depannya ada Mushalla KID.Di situ aku bertanya pada Tuhan………
Sekitar Kuala Simpang. Oktober 2008
Melewati jembatan di tepi sungai rawa itu kulihat semburan api dalam kegelapan malam masih dalam hujan. Hujan tidak mampu memadamkan api itu , api itu ciptaan tuhan yang menyembur dari perut bumi secara spontan sebuah pertanda bahwa di bawah bumi ini tersimpan kekayaan gas yang belum dieksploitasi. Api itu laksana semangatku , karena hanya semangat yang dapat membuat bertahan agar tidak penyet (lenyak) oleh lindasan roda zaman.
Di suatu situs jejaring sosial kulihat foto perpisahan anak sma di dekat rumah , setelah perpisahan mereka pakai acara coret-coretan sambil pesta (***) di sekitar danau hillir mudik tak karuan menunjukkan keberhasilan mereka pada orang orang disepanjang jalan (rendah sekali definisi berhasil menurut mereka).persis tipikal anak sma 90-an.seakan perjuangan hidup mereka hanya berakhir di tahun 2008.
Jauh berbeda dengan sma 1 teluk kuantan. Penuh getar getar kenangan perjuangan. Hari itu hari yang bersejarah bagi angkatan 08. Kami di suruh berpakaian lengkap putih abu abu lengkap dan rapi. Tak ada ACARA PAKAI JAS atau KEBAYA. APALAGI PAKAI CORET2 AN.formalitas ceramah , motivasi dari kepala sekolah. Bersalaman dengan para guru. Bagi yang ingin menangis menangislah , TAPI aku tidak menangis karena ada sesuatu yang LEBIH PENTING dari sebuah tangisan. Kemudian makan ,kalau ingin pulang ya pulang , kalau ingin foto 2 silahkan. Aku memutuskan untuk pulang cepat meninggalkan lokal yang penuh kenangan itu ( I don’t have any time for love) itulah semboyan di ruangan itu, bila perempuan lokal lain saling jambak rambut hanya gara gara JANTAN maka di lokal kami , hubungan orang yang tadi akrab bisa retak seketika hanya gara gara perbedaan hasil ULANGAN fisika.
Masih cerah di siang itu. Rumah sepi ayah belum pulang , di rumah hanya ada mama bermenung di kursi memikirkan sesuatu (INILAH SESUATU YANG LEBIH PENTING ITU) sama seperti yang selalu dipikirkan orang tua kita (aku dan kalian) ketika anaknya lulus SMA. Persiapan biaya , masa depan seperti apa yang akan di jalani anaknya( hal klasik yang selalu terjadi)
“ma…” aku mencium tangannya.
Ia tersenyum padaku , bajuku masih rapi , karena mama sudah berpesan menyimpan baju dan mengumpulan buku sebab di luar masih ada saudara yang membutuhkan. Sungguh mulia hati mama.(mama yang pernah merasakan pahitnya putus sekolah demi tiga orang adik perempuannya)
“usahlah… mama pikirkan itu….”hiburku ruang sendu, tenang.
“ulil janji akan lulus SNMPTN di universitas dan jurusan terbaik…” janjiku , karena aku telah menolak PDUD dan lebih nekat bersaing di SNMPTN secara nasional ini yang membuat guru guruku heran ketika itu.
Tak seorang pun guru bilang apa itu STAN.apa itu STIES pada kami koneksi internet pun tidak secanggih saat ini.baru baru masuk ke kota kabupaten yang terkenal dengan jalurnya itu.KURANG INFORMASI.Hanya berharap dari PBUD.tidak mampu bersaing di universitas terkenal. Maka tak heran ketika teman temanku di belahan bumi yang lain sibuk belajar untuk ikut berbagai macam tes maka aku hanya berharap SNMPTN (karena di situ bs. chevron aku taruhkan).
Berangkat ke kota Padang
Ketika menunggu bus ke padang melajulah cece’ dengan motornya. Jangankan menyapa menoleh pun tidak (mungkin ketika itu cece’ takut kami akan mengganggu hidupnya). Di atas rumput di bawah pohon jambu harapan kedua orang tua bertumpu padaku . setelah aku naik bus kulihat kebelakang bayangan kedua orang tua semakin baur lalu menghilang saat bus berkelok.AKU AKAN BERUSAHA.
Dari taluk kuantan bangku penuh. Di solok baru bisa mendapatkan bangku.sesampai di padang aku dan temanku randi memulai babak baru dalam hidup kami. Dari Matahari sampai ke gedung UNES kami menyeret bawaan.untung saja tas ku yang putus lebih dahulu.
Dan satu agustus 2008 TUHAN menunjukkan kekuasaannya. Doa ibuku tak sia sia.aku membuktikan pada dunia aku bisa.
Oktober 2008.
“Turun…,turun….,ba je bue”Teriak kernet,hari masih hujan.
Langsa,sebuah rumah makan aku turun . dengan bergegas aku makan seadanya. Lalu ke tempat wudhu melaksanakan Isya Jama’ Takhir. Setelah keluar dari mushalla kecil itu di berandanya ada seorang bapak seumuran ayah .Matanya buta, ia memegang sedekah wajib pemakai tempat wudhu. Aku tersentuh oleh shalawat sendu yang lantunkan diiringi irama hujan. Aku melakukan seperti yang orang lain lakukan lalu aku berbalik karena kulihat cairan di matanya.lalu aku kembali meletakkan tissue di tangannya sekedar penghapus air matanya.kemudian aku beranjak bergi dengan meninggalkan salam.
Hujan masih turun kubiarkan tubuhku basah. Hujan begitu tulus menyirami bumi yang gersang setia pada titah tuhan.tak pernah berkhianat.bagai ayah yang tak pernah sekalipun menolak apa yang kupinta. Kalau saja bisa bahkan, ayah ikhlas memberikan kedua matanya untukku “sibijeh matanya” sebab itulah begitu juga aku tidak pernah menidakkan pinta ayah…,tapi takdir terpaksa membuat kepalaku menggeleng di jalan lingkar darussalam ,aku menggeleng. aku berkhianat. Untuk pertama kalinya aku menidakkan pinta ayah.
“tet!!!” klakson bus,aku terkejut.lamunanku terhenti kenanganku kembali tersimpan aku bergegas menuju bus.
Aku kembali ke bus yang segera berangkat. Sang supir menghidupkan DVD mencampuri derai hujan.AGAM SIDROE bersuarakan getir dan pecah .tentang derita yang menusuk hati .
Badan lon pijuet hana le asoe
Tuboh ka phangpho han lon kira le
Hudep lam donya hana soe pakoe
Hudep lon sidroe pajan keuh akhe
………………..
Aku merapatkan tubuhku ke sandaran kursi memejamkan mataku. Mencoba untuk tidur dan bermimpi. Tentang suatu saat nanti seorang pemuda bersama ayahnya menyebrang jalan padat menuju mesjid raya baiturrahman. Pemuda itu merangkul ayahnya dengan langkah pasti dan senyuman optimis. Sesampainya di area masjid mereka berwudhu untuk sholat bersama.mimpi ini suatu saaat nanti.pasti akan menjadi the best walpaper of the year.
Tentang hilal zammil , ia menulis dengan nama yang berarti bayi bulan yang berselimut , awal musim hujan , atau bertepatan dengan gerhana matahari. Walaupun ia menyukai suasana pagi namun tulisan tulisannya lebih banyak mengekspos romantic senja dan sabana di tepi samudra.
Maksud hilal menulis note kali ini adalah agar jangan melupakan kenangan. Sepahit apapun kenangan itu. Tunggu suatu saat nanti bila kau tulis,kumpulan,lalu kau baca lagi di depan orang orang yang kau sayangi setelah waktu beranjak berlalu. Maka itulah hedonis nostalgia,kenikmatan dari kenangan.
Lihat resapi camkan jangan berhenti
Lalu tuangkan dalam bentuk tulisan
Teruslah berkarya karena menulis
Lebih baik dari pada mengingat ( Rahmad Hasbi )
…………

Jumat, 01 Januari 2010

Refleksi akhir tahun,28 desember 2009

Tinggal di kos sendiri di kota besar metropolitan seperti pekanbaru ini tentu sangat mambutuhkan kedewasaan pribadi.kalau ingin sukses berhasil selamat di dunia dan di akhirat.berhasil ketika besok pulang ke kampung dengan membawa gelar sarjana yang di raih dengan susah payah dan pastinya sangat banyak sekali cobaan dan godaan yang akan menjerumuskan dari berbagai sisi.
Gelar sarjana, khususnya saya S.Pd yang banyak dicelotehkan misalnya simpang panam dalam ataupun sarjana penuh derita…,yang memang inilahperjuangan di FKIP yang jauh berbeda dengan fakultas fakultas elite semisal kedokteran,teknik,…inilah suatu perjuangan yang meminta suatu pengabdian,kasih sayang,dan menjadi contoh tauladan yang baik.karena kami adalah calon guru yang dipepatahkan”guru di gugu dan ditiru”.
Oh guru. Kau lah yang mendidik presiden,,,kau lah yang menjadikan propesor itu propesor…kaulah yang mengajarkan mentri itu pandai membaca.
Mudah mudahan nasib guru di indonesia jauh lebih baik…amin!
Dah ngomong ngelantur ke mana-mana.
Aku di tantang dani buat cerita lucu atau pun romantis sebab aku selalu buat cerita yang menitikkan air mata.
Untuk cintaku yang belum pernah kutemui…
Alaisha…cinta gadis di tengah sabana
Bagian pertama sinopsis
Di luas sabana krueng raya,alaisha hidup dan menjalani kehidupannya sebagai peternak sapi.ia tinggal bersama ayahnya sedang ibunya telah lama meninggal dunia.bersama kudanya alaisha mengembala sapi mereka, terkadang menggantikan ayahnya menggembala.
Di bukit bukit rumput alaisha mengawasi sapi mereka.terkadang bersama zamil sahabatnya sejak kecil.
Setiap beberapa hari rombongan teuntra,begitulah mereka menyebut tentara melewati jalan aspal yang membelah sabana dari pelabuhan malahayati sampai lampanah memakai jip besar mereka,suatu ketika sapi sapi aish(alaisha) menghalangi jalan rombongan teuntra itu.sapi pun tak mau menepi,dan rombongan teuntra itu pun enggan untuk mengambil lajur ke samping melintasi rumput. Keduanya tetap mempertahankan egonya.alaisha ingat pesan ayahnya jangan berbuat masalah dengan teuntra.
Kini mau tak mau alaisha harus menuruni bukit ke sekitar sapinya.karena tak ada lagi zamil sahabatnya zamil telah pergi .lalu alaisha melilitkan kerudungnya ke wajahnya sampai ke batas hidungya yang mancung,menutupi kulit wajahnya yang hitam manis…kini yang terlihat hanyalah dua alis parsi nya dan matanya tajam …cantik manis berwajah tamil…
Aish menemui rombongan tentara itu kemudian menghalau sapinya.kemudian meminta maaf pada salah satu rombongan tentara itu.dan aish tak menyadari salah seorang tentara itu terpikat padanya.
Zamil pergi meninggalkan aish.kata zamil dunia tidak hanya seluas sabana ini.di balik sabang masih ada pulau rubiah.di batas laut sana masih ada andaman ,nicobar bahkan ujung benua afrika…namun zamil tidak mengatakan ke mana ia pergi dan tidak memastikan apakah ia akan kembali…semenjak kehilangan sahabatnya aish senantiasa berkuda menyisiri pantai di kala senja…menjelang menghalau sapinya kembali ke kandang.
Sampai suatu ketika hujan terlalu lama untuk datang , sapi sapi aish terkena wabah,banyak sapinya yang mati.sehingga ayahnya memutuskan untuk berhenti berternak ,meninggalkan kehidupannya yang telah dijalaninya bertahun tahun.sisa sapi mereka di jual ayahnya dengan harga murah.uangnya mereka pakai untuk biaya pergi ke malaysia memulai hidup baru di tempat zainab ,cece’ aish,adik ayahnya.
Setelah mengurus segala paspor dan persuratan di banda.pagi hari mereka bertolakmeninggalkan pelabuhan malahayati dengan menumpang kapal barang yang besar.hari itu aish menghabiskan harinya di laut lepas sampai senja datang di selat malaka di antara dua daratan tampa ada daratan laut lepas…ayahnya meninggal di laut lepas.ayahnya meninggal ketika matahari tenggelam.dan berwasiat agar aish menemui zainab adiknya di malaysia satu satunya kerabatnya yang tersisa.
Sang mualim kapal tidak berani mengambil resiko untuk membawa mayat ke melaka .kebetulan sebelum ke melaka kapal berlabuh dulu di belawan ,medan.dengan sagala siasatnya dan keluguan aish.sang mualim meninggalkan aish dan mayat ayahnya di belawan ketika malam datang di ganasnya kometropolitan medan.aish ingat ucapan zamil”dunia ini luas,tidak haya seluas sabana ini,aish…”
Mampukah aish bertahan.
Akankah aish berhasil menemui zainab,?
Gaimana bagus kan ,ulil membuat pondasi ceritanya?
Antara sahabat sejati dan cinta pertama…manakah yang kau pilih…

29 desember 2009,aku paling romantis sedunia.
Dalam parjalanan meninggalkan aceh menuju pekanbaru.bus yang kami tumpangi tidak menepati janjinya untuk segera berangkat meninggalkan medan menuju pekanbaru.
Bus yang berangkat menuju pekanbaru hanya ada malam…selepas isya.jadi kami yang baru sampai di medan pukul tujuh pagi harus menunggu sampai malam…kami mengalah sebab hanya bertiga orang penumpangyang menuju pekanbaru.aku seorang ibu tua.dan bapak kira kira berumur awal tiga puluhan loket bus kurnia.
Setelah melihatku shalat dhuha ibu tua itu mengajakku istirahat di rumah saudaranya di medan tepatnya di kawasan krakatau.dengan menaiki becak ragu aku menerima tawarannya akhirnya aku menerima tawarannya.
Rumah saudaranya besar dan cantik.di rumah ituada seorang nenek yang sebagai kepala di rumah itu sebagai penguasa,seorang menantu perempuannya yang seperti pembantu.seorang menantu laki laki muda yang pengangguran yang selalu disindir oleh nenek tersebut.
Nenek tersebut baik ,keluarga itu baik.ia memberiku makan…dan menyuruhku untuk tidak malu malu.sore harinya bapak nya pulang kemungkinan anak dari nenek tersebut.lama cerita aku dengan bapak tersebut ternyata bapak tersebut tamat STAN cukai yang pernah tugas di medan-tanjung priok-rengat-lalu di medan lagi sampai pensiun…di bagian perkapalan sepertinya.stan yang pengumumannya ku tunggu awal ramadhan nanti…
Malam sebelum bus berangkat aku bercerita dengan bapak usia awal tiga puluhan tadi.dulu ia becita –cita menjadi guru bahasa indonesia.tapi keadaan ekonominya katanya entah lagi kemampuan akademisnya…nasib membawanya menjadi tki kemalaysia .di malaysia ia menjadi pekerja bangunan.asalnya dari madura,ia telah menikah dan mempunyai anak laki laki kecil berusia tiga tahun yang sedang lucu lucunya.kini ia pulang untuk memhabiskan waktu bulan puasa bersama keluarganya di madura.setelah mengumpulkan uang di banda.”dek peluang di banda bagus…karena aceh sedang giat giatnya membangun”katanya …dan aku hanya tersenyum .oh nasib tega nian kau memisahkan sebuah keluarga…banda dan madura lebih kurang dua jam pebedaan waktu.
Setelah berangkat aku bercerita dengan nenek tadi.
“nenek asli aceh ?”tanyaku mengingat wajahnya yang berpola gujarat.
Ternyata,bukan ia lahir di payakumbuh katanya.sejak umur 5 tahun ia telah merantau ke aceh kemudian menikah dengan seorang tentara angkatan laut,di sabang dan menetap di sabang.suaminya ,yang tentara itu orang jawa dan kutanyakannya padanya apakah sering ke jawa.”tidak,” katanya.semenjak jadi tentara dan menikah suaminya tidak pernah pulang ke jawa.ia tidak mau meninggalkan sabang,sampai akhir hayatnya di sabang.di sabang sehari hari ibu tua itu menjaga toko souvenir yang di kelola anaknya.oh….romantis sekali kehidupan nenek ini . aku senyum senyum.
Romantis.sebuah tokoh yang aku ciptakan alaisha,aish.gadis manis berwajah tamil.yang selalu membuat keputusan keputusan besar dalam hidupnya.ia berani cepat bertindak.oh aish jauh berbeda dengan aku yang selalu ragu membuat keputusan sehingga selalu mengulur ulur waktu menjadi tersia percuma.
Aish gadis dalam pikiranku .sebuah tokoh yang mempengaruhiku meski ia hanya dalam maya khayalanku,ku berharap ia ada.ia ada nun jauh di sana dan aku tak tahu…suatu saat nanti bila masa berpihak padaku semoga aku bersua dengannya.dan berkata “loen galak ke droe…pada pandangan pertama”

30 desember 2009.
Tahun lalu ry.aku membuat nangis semua orang teman temanku,aku kirim sms canda pada mereka bahwa aku meninggal tabrakan,ma anwar , salpa, anzal.he he tapi akibatnya buruk salpa yang lugu langsung percaya.ia nangis nangis lo telpon bu harnita WADUH MALUNYA AKU…untung saja tak sampai beritanya ke rumah.padahal mereka dah siap siap melayat loe…ke gunung.MAAF YA
Refleksi akhir tahun aku ingin sendiri.terlalu banyak aku kehilangan orang orang yang aku sayangi.terlalu banyak dan tak tahu mengapa?
Dani ,teman baikku.nasir…anwar…semuanya.kami selalu menghabiskan waktu bersama mengitara banda aceh.merenung pada laut ketika senja di alue naga…kampung nelayan lampulo.menonton orang bermain bola di pantai.tampa aku sadari bahwa jauh di tempat lain di bogor,jakarta,pekanbaru,padang, medan yang telah malam teman temanku tengah sibuk menutup harinya yang melelahkan,sementara aku menutup hari dengan senyum yang damai sedamai matahari yang tenggelam di laut itu…ujung barat indonesiaku .
Banda aceh yang damai dan sunyi.
Orang orangnya baik dan cantik.
Jauh berbeda dengan pekanbru, city under yellow umbrella begitulah aku menyebutnya.kota nya semi metropolitan tak ada pantai dan begitu banyak sisi sisi terselubungnya.kehidupan berbagai macam orang orangnya.ah…yang besarnya tiga kali lipat dari banda aceh.kendaraan padat.bus bus besar.kota ketiga terpadat di Sumatra.
Panam merupakan kampus peradaban disini ada berbagai macam tipe manusia.ada yang focus kuliah ,ada yang penggemar organisasi sementara kuliah amburadul, ada tujuan kuliah mencari jodoh , ada yang melakoni berbagai profesi dari yang hitam sampai yang putih, dan pengkonsumsi obat obatan, dan ada pula yang menjadi dealer obat, ada yang merasa sangat alim kemana mana pakai cadar ada pula yang pergi kuliah hanya memakai stoking .berbagai macam…
Kalau kita tidak hati hati dan mendewasakan diri kita sangat mudah terjebak arus begituan …aku ,ulil dan hilal pun tahu masing masing populasi di atas setiap tahun selalu merekrutmen anggota baru…dan calon calon yang cocok untuk menjadi pengikut mereka.ya !!! di panam ini banyak geng…hidup berkelompok dan mematuhi norma norma yang mereka ciptakan sendiri
HILAL KALAU KAU BISA MENULIS TENTANG KELOMPOK KELOMPOK ITU,DAN MENGATAKAN PADA LUAS DUNIA INILAH SEBENARNYA YANG TERJADI DI PEKANBARU YANG BERMARWAH INI KATANYA…KAU AKAN HEBAT HILAL.
Terlalu berbahaya.lagi pula,,,tapi aku ingin menulis , tapi itulah resiko sebagai jurnalis bukankah kau pernah membaca kode etik jurnalis Indonesia”kami jurnalis Indonesia selalumemberitakan kebenaran di atas segala galanya”kurang lebih seperti itulah bunyinya
Aku merindukan.tapi aku tak tahu apa yang aku rindukan.apakah itu masa kecilku,apakah itu teman teman masa kecilku?apakah itu cinta….apakah itu dia.apakah itu musuh musuhku di smp ,debi nanda dan orang orang yang menyebalkan
Tapi benar kata HILAL,takdir memang selalu membuatku menitikkan air mata.tapi selalu, selalu sang waktu berpihak padaku…terlalu sering dalam hidupku aku mendapatkan apa yang dulu pernah aku inginkan setelah aku tidak menginginkannya lagi.dan aku takut jika itu terjadi pada cintaku….aku takut ia suatu saat nanti datang jika aku telah tak mengharapkannya lagi…
Aku ingin sendiri melewati malam tahun baru 2010 ini.
Berbagai macam ramalan.seandainya benar terjadi perang dunia ke 3.kekacauan dunia di situlah kenikmatan intinya.mungkin terkadang kaadaan yang kekacauan lebih indah untuk dinikmati daripada keadaan damai yang serasa cepat berlalu.pada saat perang dan kesatiran waktu terasa sangat berharga sangat terasa perjuangan untuk melangsungkan detik detik kehidupan .karena di situlah sejarah di torehkan,bukan?...
Selamat tahun baru 2010
Semoga tahun yang akan kita lalui ini ini penuh sejarah…dan kita menjadi orang orang yang selamat sebagai saksi sejarah itu……………………………….
31 desember 2009.untuk apa kita hidup?
Untuk apa kita hidup?sebuah pertanyaan yang retoris…
Untuk apa kita hidup.jawaban sesuai kitab suci kita sebagai umat yang tidak ateis dalam islam adalah untuk beribadah kepada tuhan ,Sang Pencipta kita.kjawaban itu tentunya terkesan sufiisme dan lebih merujuk kepada tugas kita selama menjalani kehidupan.cobalah pejamkan mata tutup lubang hidungmu yang sebelah kanan tarik napas melalui lubang hidung kirimu lalu hembuskan pada lubang hidung sebelah kananmu dengan menutub lubang hidung bagian kirimu,ingat jangan tertukar(cara ini merupakan terapi cuci aura).bisikkan pertanyaan padahatimu “UNTUK APA AKU HIDUP?”
Eksperimen di atas belum akan menjawab pertanyaan mu tersebut.ada orang yang hidup liar berpetualang seperti iklan iklan rokok,itu hidup yang benar benar hidup bagiku.ada orang terjebak oleh rutinitas yang tak berkesudahan .ia terjebak dan ia tak menyadari ia sendiri yang menjebak dirinya .ia terpenjara dalam kebesan ruang hidupnya.
Dunia ini luas dan indah dari moskow sampai vladivostok penuh sabana dan tundra.dari mesir sampai maroko hanya gurun pasir.laut terumbu padang lumut pantai laut hutan hujan tropis hutan bambu lautan bunga kashmir…oh indahnya dunia.dengan segala hamparannya.
MENGAPA TERLALU KITA MENYIA NYIAKAN HIDUP KITA YANG SINGKAT INI.
Pernah aku berpikir aku ingin ke lautan pasir di bromo.ingin ke pantai bali.ingin menyelam di pulau rubiah.aku ingin menjadi petualang mengunjungi negeri negeri asing dan indah…ke turmekistan ,xinjiang.vladivostok.maroko…aku ingin…………………………………mekah ke makam Rasullullah.tanah suci tanahnya para nabi nabi.apakah disitu aku dapat menemukan jawaban tujuan hidupku?.semoga.
Untuk hidupku yang singkat ini dan luasnya dimensi khayalku.
Semoga kita semua tidak terjebak oleh rutinitas rutinitas kehidupan ini.kita jauh lebih berarti jauh lebih ada bila kita bebas seperti burung …tidak seperti kura kura yang aman dalam cangkang yang membebaninya.tidak seperti keong yang aman dalam cangkang yang membungkusnya…ayo kita keluar seperti anak kanguru yang melompat dari kantung ibunya dan berlari …berlari mengarungi stepa dunia.
Ayo berlari rentangkan tanganmu dan tantang angin berlari berlari…berlari dunia tak akan berujung
2010.selamat datang.

Sabtu, 19 Desember 2009

rilogi taman surga di ujung pelangi.anak kecil berwajah tua ,labirin kaca

Untuk orang orang yang aku sanyangi…

For all Banda

TAMAN SURGA DI UJUNG PELANGI

6 JUNI 2009

Aku bergegas pergi kuliah ,seperti biasa langkahku terburu memasuki jalan lingkar darussalam,disambut hangatnya sinar matahari pagi ini .tidak seperti biasanya aku mengambil route lurus gerbang limpuk ke mesjid kampus,melainkan berbelok ke depan FK terus ke FT.

Mendekati FT Kimia rinai membasahi tubuh bumi menderas menjadi gerimis lebat aku berteduh di gedung yang baru rampung dibangun samping FT Sipil.pandanganku tertuju ke barat di kecerahan langit,di barat ada lungkungan indah di langit.pelangi bukan hanya satu tetapi dua pelangi di langit darussalam.

Gerimis

turun lembut

berirama ritmis

tidak menyakitkan

namun turun lebih lama

dan sering menguji sabar kita

untuk menunggu reda

hanyalah sang waktu

dan kuyakin

pelangi selalu muncul

sehabis gerimis

“aku yakin ada”

“ada pelangi seusai gerimis dalam hidupmu”

Kalimat itu mengurai memberiku harapan setelah kukira matahariku melayu saat pagi

“lil tolong kerjakan ini lil “mohon gadis sigli itu.

“kapan kapan saja kembalikan kuncinya banyak yang salah …”ia menyerahkan buku STAN terbitan lama padaku ,dengan ragu aku menerimanya.

“tapi STAN aku tak bisa masuk…”

Di tengah jalan aku membuka lembaran demi lembaran ,terrnyata masih ada kesempatan untuk memasuki stan,rupanya dulu aku salah paham prodi yang tidak bisa aku masuki hanya cukai…sedang prodi yang lain,masih bisa….

Harapan….

Awan hitam telah mengguyurkan hujan

Kini kembali celang langit kehidupanku

10 BULAN LALU

Aku dan bapak berkeliling di sekitar menara mesjid raya Baiturrahman ,kami memasuki salah satu toko buku,kami tidak menemukan buku yang kami cari di toko itu,aku bertanya pada penjaganya.

“buku tes STAN ada?”

“tak ada lagi dek tes nya dah selesai .tunggu tahun depan lagi…”

Kini harapan itu telah datang,hatiku berbunga…sejak itu aku aku berusha keras untk lulus STAN sekolah kedinasan di bawah naungan departemen keuangan.bahkan aku tak lagi memperhitungkan prodi prioritas pilihan.prodiapa saja asal aku llus STAN.

Hampir setahun lalu di yangga menara masjid raya Baiturrahman aku berdoa…kini aku kembali berdoa menangis karena masih memberiku harapan kedua yang walau hampir terlambat kuketahui.

Keliling mencari toko buku di banda,dimana gramedia tak ada,tak ada mall,tak ada bioskop,tak ada wahana air…tapi di situlah keindahan banda aceh ,,,yang sunyi dimana segala sesuatu datang terlambat,di mana semua perempuan menutup aurat,peu haba?...aku tidak menemukan panduan STAN terbaru.aku memohon pada kakakku untuk mengirimkan buku STAN terbaru,2009.

TES SMNPTN LAGI

Seperti alqi yang mencoba lagi untuk lulus FK UNAND,tapi aku tidak pilihanku pilihan sederhana saja FKIP Fisika.walau siddik menyarankan itb planologi(he…)tetapi mengingat situasi dan kondisi yang ada.

Hidup adalah sebuah pilihan

Berhubung ijazah legalisir hanya sepasang saja maka aku harus memilih untuk stan atau smnptn?maka ditemani siddik yang baik aku pergi ke dinas pendidikan dan kebudayaan di peunayong,namun ternyata kep.mentri yang berlaku mulai okt.2008.perihal legal haruslah melalui provinsi yang bersangkutan.maka aku menggunakanya untuk SNMPTN untuk STAN aku memakai jasa tiki dengan pergi ke peunayong mencari dimana jalan panglima polem itu.

MINGGU 26 JULI 2009

Setelah perjuangan belajar keras serata memohon doa-doa semua orang yang menyayangiku.akhirnya pagi itu tiba jua.aku diantar bang robi ke man model banda acehaku berangkat.

Sebelum meninggalkanku bang robi berpetuah”belum pernah abang lihat orang yang segigih ulil untuk lulus STAN “….”SELAMAT BERJUANG”

Dan akupun berjuang.ah bayangan mak slip(tergelincir mendorong gerobak sawit),bayangan bapakku orang yang paling sabar sedunia ini.yang bila aku kesal marah sedih lalu aku melihat wajahnya yang sabar itu maka leburlah segala kebekuan hatiku.padamlah segala panas marah itu.air mataku jatuh kedalam.ke hidungku ,lalu ke tenggorokanku,hingga serak pecah suaraku.

Oh…tuhan

Bayangan kuliah anak-anaknya yang mahal.

Andai aku lulus sekolah kedinasan itu ya Allah.cepat aku meringankan beban kedua orang tuaku.

150 menit 180 soal

AKU BERPACU DENGAN TAKDIRKU

Sunyi detik detik menggema di langit tanah rencong pada pagi minggu 5 tahun setelah bencana tsunami




ANAK KECIL BERWAJAH TUA

I AGUSTUS 2009

Pagi akumembuka mata ,pagi ini seperti biasa saja .sama seperti pagi-pagi yang lain.Tidak seperti dulu setahun yang lalu, 1 agustus 2008 saat aku membuka mata aku memukul pipiku ,aku sengguh tak percaya.aku lululs FK Universitas Syiah Kuala.

Tapi kini FKIP Fisika.seperti biasa tak ada yang bahagia.hanya aku yang menekan kesatiran.

Sungguh ajaib fakultas kedokteran itu.aku yakin hampir semua orang tua berharap ada anaknya yang berkuliah disitu.lama aku memandang nama batu di gerbang fakultas itu.fakultas itu pernah membuat seorang bapak mengucapkan sayang pada anak laki lakinya sambil berurai air mata.

Bayangkan,lebih dari empat ribu orang berharap untuk duduk saja di fakultas itu dalam snmptn belum lagi orang orang yang menyimpannya di hati.

Sebelum aku pergi.aku memandang tulisan itu.kusimpan semuanya.kusimpan rapat-rapat .jauh dan dalam di palung pikiranku.ku harap hanya aku dan bapak yang menyimpan indah kisah takdir.yang akan pudar seiring sejarah yang di lekangkan oleh pelaku waktu.tapi tidak aku sudah berjanji kepada teman teman ku yang baik di banda aceh untuk melanjutkan perjalan ini,,,karena hidup terus berlanjut dan sebuah kisah harus berakhir bahagia….

Saat aku bercermin aku jauh berbeda,kumisku telah hitam janggut pun telah lebat dan tak lama pula cambang pun telah siap siap untuk menghitam.aku akan dewasa aku dewasa di aceh…bersama orang orang aceh.

Di aceh aku belajar tentang ikhlas tulus dan kesabaran .menerima takdir dengan berlapang hati.walau bercucur air mata kusimpan air mata itu.ketika tak ada lagi siapapun aku barulah menangis ,menangis saat aku berpresepsi bahwa hanya aku dan tuhan saja yang ada di ruang itu.

Setahun lalu SMA dirasuki jiwa –jiwa ceria dan, sedih. keras dan manja..persahabatan dan permusuhan.persaingan dan prestasi….oh sma….oh teman teman sma…where are you?

No.in my soul.di jiwaku masih tersisa jiwa anak anak jiwa itu dating sering kali ketika tak ada seorang pun disampingku,ia dating dan tak mau pergi.

Kenangan dan luka dendam permusuhan anak kecil…sering kali dianggap sepele oleh orang dewasa,tapi tidak untuk beberapa orang luka itu tak luntur oleh waktu ………

STAN memberiku bisikan tentang surga di ujung negeri ini sabang iboih pulau rubiah…hanya putihnya pasir iboih hijau terumbu surge laut pulau rubiah dan biru laur sabang yang dapat melunturkan lukaku….aku pergi ke tempat yang indah selamanya potongan surge di bumi.aku lebih bahagia dari siapapun.

Dengan lulus STAN aku bias mengabiskan senja dengan orang orang yang kucintai di pantai…menikmati jagung bakar dan sate…setiap minggu aku akan seperti teman temanku yang lain mandi mandi dilaut sekeluarga…ah….terlalu romantis hidup ini.

Melupakan kuantan,coklat arus kuantan yang tak pernah kering.dan serasa semua tk pernah terjadi hanya mimpi,seperti aku terbangun di pagi hari.lalu aku bercerita kepada sahabatku.bahwa semalam aku bermimpi yang panjang bahwa dalam mimpi itu aku juga tidur dan juga bermipi.juga menangis dan juga tertawa.


Labirin kaca

untuk hidup penuh pilihan .

kita adalah nakhoda yang bertanggung jawab terhadap terhadap haluan bahtera.dengan memperhitungkan segala resiko dan usaha.namun pelabuhan keberhasilan bukanlah suatu yang pasti seperti teori matematika.

Ada sesuatu di luar itu…arus takdir laut serta angin doa yang menghempas layar bahtera.

Untuk cinta yang bukan hanya sekedar naluri dan insting tetapi penuh nalar dan logika.

Cinta tidak membutuhkan janji dan sumpah tapi pengorbanan sebagai suatu pembuktian

(petuah hilal zammil yuril)

RAMADHAN 1 SEPTEMBER 2009 YANG KUNANTI

Begitu gelisah menghabisskan waktu sampai pukul 11.aku menghabiskan masa di rumah tua nenek ,kebetulan ada jam mati .aku menghidupkan jam yang mati itu membuka pintunya ,memasukkan kunci,memutar satu lubang ke kiri dan lubang lainnya ke kanan berkali kali sampai kunci pekam dan tak mau di putar lagi.aku menyesuaikan jarum jam dan menitnya,aku mengayunkan bandulnya,jam itu normal kembali.

Ajaib tampa baterai,jam itu hidup kembali.tampa baterai,tampa jaru detik ayunan pendulumnya secara periodik merupakan penunjuk detik.dan akan berdentang sekali setelah setengah jam.kemudian berdentang sesuai dengan banyaknya bilangan dalam jam.dentangnya menggema ke seluruh ruangan.

Aku menanti jam itu berdentang 11 kali.

Dan jam pun berdentang 11 kali.

Tak ada call via handphone.situs www.stan.ac.id

Zuhur pun hadir.antara azan dan iqamah merupakan waktu mustajab untuk berdoa.aku berdoa…

Bayangan bintaro itu…

Mencari kos saat menjalankan ibadah puasa di jakarta.ah…JAKARTA.

“jakarta” sebuah kata yang begitu satir di telingaku.pusat dari segala pusat.Yang kata bapakku beragam macam umat hidup di tanah itu.

Jakarta oh jakarta,ibukota indonesiaku tercinta.

Kalau saja tidak untuk sekolah kedinasan yang dapat meringankan biaya pendidikan bagi kedua orang tua.tidak akan senekat ini aku ke jakarta.aku lebih suka ke banda aceh.

Saat aku pertama kali ke bumi rencong…

Traumatik Empat tahun pasca tsunami…traumatik 3 tahun MoU Helsinski.baru beradaptasi dengan kedamaian…saat itu jam 10 malam…banda aceh telah sepi.9 april 2009…adalah penentuan…setelah tidak terjadi apa apa pasca 9 april 2009.banda aceh berkembang pesat disitulah aku tumbuh disitulah aku menjadi dewasa….

Ah limpok….kos pak adnan,bang sahimi.alqi.bang razi bang liem rijal…bang robi…kita telah banyak menghabiskan waktu bersama dalam canda dan tawa..

Senin 10 agustus 2009 aku harus mendapatkan semuanya krs khs surat aktif…

Dengan doa dan atas kebaikan hati bpk. Taufik Fuadi Abidin aku berhasil mendapatkan semuanya,aku terpaksa berbohong dengan mengatakan selepas raya aidil fitri aku akan kembali,maafkan bapak…karena jika tidak demikian mungkin aku tidak bisa mendapapatkan khs krs surat aktif…untuk menyelamatkan beasiswa chevron tahun kedua .berpacu dengan waktu aku mengambil tiket ke terminal baru..

Terakhir berjumpa dengan semuanya anwar riza mtk 08…dan dani…terlalu sibuk tak sempat mengucapkan salam terakhir…

Setelah yakin tidak ada yang tertinggal di banda aku pergi…meninggalkan limpok jalan lingkar Darussalam lama kupandang fakultas kedokteran berbelok ke FMIPA musshalla KID berbelok ke taman yang sering kali aku berayun sendiri sambil menyaksikan kebahagian orang orang di taman itu berbelok ke “angin santai SEA FOOT(memang tulisannya begitu artinya kaki laut hahaha mungkin masih seperti itu) sebuah route yang biasa kujalani ketika biasa membeli sambal .

selamat tinggal Darussalam

Hari hariku kenanganku…..

DI TERMINAL BARU MALAM GERIMIS MENJELMA HUJAN.

Aku bersama alqi bang sahimi,dan pacarnya bang sahim duduk sebaris…

Sebuah kado kata bang sahimi,kenang kenangan,,,”buka ketika sampai di rumah,”petuahnya

Bagai urashima taro yang menerima kotak dari putri laut.bagai bagai kotak Pandora.bagai labu bawang merah dan bawang putih pemberian raksasa.

Kusimpan kotak itu…kami berpelukan dengan alqi .bang sahimi .lalu aku merapatkan kedua telapak tanganku sebagai simbol bersalaman kepada pacarnya bang sahimi.

Dinginnya AC dalam mobil dan dinginnya hujan di luar bayangan mereka di baurkan oleh tetes hujan.terakhir aku melihat mereka…

Lambaro…

tanggal 10 agustus 2008 aku sampai di banda dan 10 agustus 2009 aku meniggalkan banda.setahun sudah semua berlalu…

1 SEPTEMBER 2009 HABIS ZHUHUR

“Tunggu lil dani pergi ke kantor pelayanan pajak di jalan daud berueuh”

……

“lil cepat telpon dani”

Jantungku berdentang ada bapakku dan ibuku…

“lil jangan sedih ya”….ucapan dani melambat di telingaku l i l j a n g a n s e d i h y a

Nggak lewat ulil,anak prodi akuntansi banyak lewat….

Air mataku menetes …sedih …dalam puasa aku menagis…luluh sabang dalam indah khayalanku…luluh aceh darussalam…

Biaya biaya kuliah …takdirku….cintaku…masa depanku…asa asaku.

Hahhhhh…..kuhirup udara ,kutelan oksigen yang memahit.

Ulil jangan sedih.,janji

Terima kasih dani.siddik.semua mtk 08…yang telah mendukungku untuk tidak bersedih…

Jangan pernah besedih

Terima kasih …kenangan bang sahimi berupa ucapan doa ditulis di atas kaca berlatar pantai dan laut…terima kasih semua

Tetap semangat,we always together

.